Saturday, May 23, 2009

Angels and Demons

hi bloggers!
what's up today?



Gara-gara bete banget di rumah, gue ngajakin bokap jalan ke GI buat nonton Angels and Demons, di mana terjadi pertarungan antara pengetahuan dan iman. Film ini merupakan sekuel dari Da Vinci Code tapi sebenarnya bukunya merupakan seri pertama sebelum Da Vinci Code karangan Dan Brown terbit. Trailernya bertebaran di channel TV Cable di rumah gue. "kayaknya seru nih" pikir gue. Ya udah, karena gue interests juga sama genre film yang beginian (sci-fi) ,gue ajak bokap deh. Awalnya bokap kayaknya gak suka gitu. Secara kan dia demennya film-film animasi atau film komedi. Tapi akhirnya mau juga sih.

udah kan nyampe di Blitz, beli hotdog sama popcorn, nunggu bentar abis itu nonton.

Review
"You saw demons from the beginning but you will see the angels at the end." - Eugenia
"Karena tahta Vatikan kosong sepeninggal Paus, berarti harus diadakan konklaf (rapat tertutup para kardinal untuk menentukan Paus baru, kertas yang berisi nama Paus kemudian dimasukkan ke dalam perapian untuk dibakar, kalau cerobong asapnya mengeluarkan asap berwarna putih, berarti Tuhan telah menghendaki dan telah terpilih Paus baru, kalau berwarna hitam berarti harus diadakan pemilihan ulang). Nah, setelah kematian paus itu, ada 4 preferiti (kardinal) yang merupakan calon kuat pengganti Paus. Adegan beralih ke suatu tempat di mana para ilmuwan bikin percobaan (yang kalau menurut gue, mereka itu kayak pengen menggabungkan inti atom gitu, soalnya gue denger banyak kata "proton" *sok tau ya gue*) namanya "antimateri". Percobaannya berhasil. Ketika Vittoria Vettara (fisikawan cewek) menuju ke ruangan Prof. Silvano untuk menemuinya, dia menemukan sebuah bola mata yang dicongkel di dekat pintu *seremm..*. Setelah itu dia menemukan tubuh Prof. Silvano telah terbunuh dengan satu mata telah dicongkel. Ternyata mata itu digunakan si penyusup untuk membuka ruangan Prof. Silvano dan mengambil satu antimateri hasil percobaan mereka. Adegan berganti ke Universitas Harvard, di mana ketika Robert Langdon yang sedang berenang diminta oleh seorang staff polisi Italia (atau Swiss Guard ya?) untuk menyelidiki kode peninggalan sebuah perkumpulan persaudaraan rahasia bernama Illuminati (apa itu Illuminati? klik di sini) . Dulu karena Gereja pernah menentang para ilmuwan (ketika Galileo Galilei mengungkapkan bahwa pusat alam semesta adalah matahari, maka Galileo dihukum rumah seumur hidup), maka sekarang perkumpulan Illuminati itu istilahnya balas dendam dan berniat menciptakan kehancuran di Vatikan. Langdon segera bergegas ke Vatikan untuk menyelidikinya. Dari sinilah petualangan Robert Langdon bersama sang fisikawan cantik, Vittoria Vettara untuk memecahkan kode dimulai.

Ketika konklaf akan dimulai, 4 preferiti diculik. Oleh penculiknya, dikatakan bahwa keempatnya akan dibunuh satu persatu tiap 1 jam mulai jam 8 malam. Tepat tengah malam nanti, antimateri yang dicuri itu akan meledak. Kalau meledak, efeknya bisa menghancurkan satu Vatikan dan sebagian Roma. Sementara itu, mereka gak tau posisi antimaterinya ada di mana. Melalui video yang dikirimkan si penculik, Robert Langdon mulai memecahkan kodenya. Dia menuju ke beberapa gereja-gereja. Nyari petunjuk lewat patung-patung sama tanda-tanda. Pokoknya intinya ceritanya gitu. Terus ada yang dibunuh sama bakar diri deh. Terus yang dibunuh itu nanti di dadanya dicap "earth", "air" (yang tentang udara ini perasaan yang dibunuh bukan kardinalnya deh.. tapi foreigner dari luar Vatikan gitu), "fire", "water", yang terakhir... nonton sendiri ya! Kalau gue ceritain semuanya kan gak seru nanti lu-lu pada nontonnya. gak surprise lagi. Yang jelas ini film must watch banget deh! Yang paling gue suka waktu si Langdon tau tempat diletakkannya antimateri itu dari gerakan tangan patung (uih.. hebat!). Film ini keren, menegangkan plus menambah ilmu yang sangat berharga juga loh tentang sejarah agama Katolik. Yang gue juga seneng adalah gak ada adegan kissing. Tadinya gue pikir si Langdon sama ceweknya bakalan kissing-kissing. Gak taunya enggak. Two thumbs up for this movie!"

Intinya yang gue dapatkan adalah
pengetahuan sama iman itu sama-sama dibutuhkan oleh dunia ini. Yang satu gak bisa menguasai yang lain. Selain itu jadi orang jangan terlalu ambisius, jangan silau sama kekuasaan.

Habis nonton, gue terkagum-kagum banget pas keluar dari audi. Jadi pengen baca bukunya. Film ini boleh dibilang menggugah iman kita, khususnya yang beragama Katolik. Bokap juga kayaknya jadi demen deh, pas di rumah terus-terusan ngebahas tuh film. Haha.

Kayaknya segitu aja yang bisa gue tulis hari ini. Udah hampir tengah malem, disuruh bokap tidur, lagi nonton Quiz Show (doramanya Sho), dan besok harus ke Gereja misa pertama. Besok bakal gue lanjutin ocehan gue yang lagi yah. Liburan di rumah bosen + deg-degan nungguin pengumuman. duh, semoga lulus! amin :)

good night, peeps
have a nice dream!
see you tomorrow..






No comments:

Post a Comment