Friday, November 21, 2014

LINE Official Event - LINE Dictionary


On November 20, 21, and 24 there was another LINE event on my campus (Unika Atma Jaya Jakarta) titled LINE Official Event - LINE Dictionary. Even though this time, the crowd wasn't as "hell" like the earlier event titled LINE Let's Get Rich, they were still very enthusiastic to get the souvenirs from LINE. The game was to roll a wheel of fortune. So, it was kinda difficult to get the LINE dolls because you need to be lucky enough to get a big doll. 


Forget to take a picture here :')



Monday, November 10, 2014

Nation Building Beswan Djarum 2014/2015 - Part 3 : Cultural Visit ke Kota Kudus

Bagian sebelumnya dapat dibaca di sini - PART 2
It’s day 5 already! Pagi-pagi saya bersama 2 roommates saya ternyata bangun kepagian. Kami bangun dan mulai bersiap-siap dari jam setengah 4 pagi! Dan sampai paling pertama di restoran jam 5 pagi! Matahari pun masih malu-malu memunculkan semburat kemerahannya. Kebayang deh itu restoran hotel masih gelap dan sunyi. Alhasil kami pun selfie-selfie dulu deh di luar restoran.


Yang penting selfie
Penampakan sosis super nikmat yang dimakan tiap pagi di hotel
Di hari Senin ini sebagian besar teman-teman saya suaranya habis gara-gara semalam heboh nge-disko haha. Obat Strepcils pun jadi sasaran empuk.Untungnya suara saya sih masih baik-baik aja haha :D Karena saya gak teriak-teriak heboh semalam.


Sunday, November 09, 2014

Nation Building Beswan Djarum 2014/2015 - Part 2 : Normal is Boring

Bagian sebelumnya dapat dibaca di sini - PART 1

Hari ketiga
Di  hari ini, kami yang awalnya pada jaim-jaim, mulai mencoba mengakrabkan diri dan lebih mengenal satu sama lain. Apalagi ditambah kejahilan duo MC yang sengaja ngerjain Beswan yang kalau ketahuan meninggalkan barang-barang berharga di sembarang tempat di PRPP, dipanggil untuk maju ke depan. Kemudian dikerjainlah mereka entah disuruh ngegombal sama pasangannya atau disuruh bikin yel-yel untuk angkatan 30. Dan anehnya tiap hari ada aja pengumuman kalau panitia menemukan handphone yang ketinggalan di toilet atau di tempat latihan.

Kabarnya sih hari ini kegiatan latihan kita seharian akan diliput Kompas TV. Jadi inget deh kita ber-500 take beberapa kali hanya untuk menjawab “Apa kabar Beswan Djarum hari ini?” dengan “Luar biasa! Fantastis! Yes! Yes! Yes! Beswan Beswan Djarum Yes!”

Di sini ada juga si Aang alias Kivlan dari UIN Syarif Hidayatullah. Doi boleh dibilang “provokatornya” Beswan 30. Tingkahnya udah kayak korlap demo-demo mahasiswa hahaha. Gak sekali dua kali dia menyerukan, “Hidup mahasiswa! Hidup!”Memang di Beswan ini terkenal ungkapan “normal is boring”. Buktinya ketika sesi perkenalan Beswan 29 yang menjadi LO di Nation Building kali ini, mereka udah gila-gilaan dengan kata-kata “maju, maju, cantik” lalu joget bareng dengan lagu “Sakitnya tuh di sini… di dalam hatiku…” Saya rasa lagu ini kayaknya cocok untuk jadi theme song Nation Building tahun ini kali yah hahaha saking seringnya ini lagu diputer kalo lagi ngumpul-ngumpul bareng. Dan hari ini gak cuma Beswan 29 aja yang gila-gilaan, kita-kita Beswan 30 jadinya gesrek juga dan ikutan joget bareng diiringi lagu itu. 

video


Saturday, November 08, 2014

Nation Building Beswan Djarum 2014/2015 - Part 1 : Satu Minggu Paling Berkesan Dalam Hidup

30 Oktober – 5 November 2014 yang lalu mungkin merupakan satu minggu yang paling berkesan dan sungguh luar biasa di dalam hidup saya. Rencana Tuhan memang yang terbaik dan terindah. Kalau saja saat itu saya memutuskan untuk berada dalam pesimisme saya untuk tidak mengikuti seleksi Beswan Djarum, tentu tidak akan ada post ini. Tidak akan ada pengalaman berharga untuk dibagikan ke anak-cucu kelak :") Bertemu dan berkumpul serta berbagi pengalaman dengan 515 mahasiswa hebat lainnya dari 87 perguruan tinggi di seluruh penjuru Indonesia. Ya, Nation Building memang menyatukan perbedaan yang ada di antara kami semua. Hanya di event Nation Building inilah, 516 orang penerima Djarum Beasiswa Plus 2014/2015 berkumpul bersama-sama.

Fyi, Nation Building merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan soft skills yang diberikan oleh Djarum Beasiswa Plus untuk membekali para Beswan Djarum (sebutan bagi penerima Djarum Beasiswa Plus) agar menciptakan pemimpin Indonesia yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga cakap secara emosional. Nation Building adalah pelatihan yang mempertajam wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme serta melatih para Beswan Djarum untuk menjadi pelaku budaya secara langsung. Puncak dari Nation Building adalah Malam Dharma Puruhita, yakni malam pengukuhan 516 penerima Beswan Djarum 2014/2015 yang dikemas dalam pertunjukan seni bertajuk “Damai Bumi Dewata” di bawah asuhan 12 orang mentor dari Denny Malik Entertainment dan bantuan dari Mas Reza – The Groove.

Tema Damai Bumi Dewata diangkat sebagai pengingat keseimbangan hidup. Berangkat dari falsafah tradisional kehidupan masyarakat Bali yang dikenal dengan Tri Hita Karana – yakni sebuah kebutuhan dasar manusia untuk menciptakan keseimbangan hubungan antara sesama manusia, alam lingkungannya dan Sang Pencipta.

Melalui pagelaran Damai Bumi Dewata, para Beswan Djarum akan mampu mewujudkan kedamaian dan keharmonisan hidup, serta melestarikan kekayaan alam dan budaya, tidak hanya di Bumi Dewata tetapi juga dalam berbangsa dan bernegara sesuai falsafah Tri Hita Karana. Berkumpulnya Beswan Djarum dari berbagai latar belakang, daerah asal, dengan bahasa serta karakter yang berbeda menjadi contoh nyata harmoni nusantara dalam balutan ikatan Bhinneka Tunggal Ika. Sebuah awal baik untuk mewujudkan bangsa yang hebat, Indonesia yang Digdaya.

Post kali ini bakal jadi yang terpanjang selama sejarah saya nge-blog (dan bakal banyak fotonya), jadi mungkin akan lebih baik jika saya bagi ke dalam beberapa part ya (lumayan kan sekalian nambah-nambahin jumlah blogpost xD)

Let me recall the memories of Nation Building 2014/2015 in Semarang…