Monday, July 25, 2016

Reksadana Online POEMS ProFunds : Pilihan Cerdas Untuk Wujudkan Impian Masa Depan


Impian atau tujuan hidup? Banyak banget pastinya! Ada yang ingin membeli rumah, kendaraan pribadi, pendidikan terbaik untuk buah hati, jalan-jalan, pensiun dengan tenteram dan nyaman, dan lain-lain. Kalau ada kantong ajaibnya Doraemon, tentu kita tidak perlu bekerja susah payah mengumpulkan uang. Tapi sayangnya Doraemon enggak ada di dunia nyata. We have to work hard to achieve our goals in life.

Ingin ini, ingin itu banyak sekali~

I want to travel around the world

Salah satu impian terbesar saya adalah bisa jalan-jalan keliling dunia. Untuk mewujudkan mimpi ini tentu memerlukan uang yang tak sedikit, bukan? Tapi... zaman sekarang harga barang terus meroket sementara daya beli kita makin rendah. Kalau dulu uang 10 ribu mungkin bisa membeli 2 - 3 liter beras, sekarang jumlah uang tersebut hanya bisa untuk 1 liter beras saja. Mungkin sebagian orang akan menyarankan untuk semakin giat menabung. Apakah kita bisa mewujudkan impian hanya dengan menabung? Dua puluh tahun lalu menabung mungkin masih relevan, tapi sekarang? Tunggu dulu.

Monday, July 11, 2016

[Movie Review] Heroine Shikkaku (No Longer Heroine)

It's been a long time since I last watched Japanese movies. But now I'm back again as a fangirl and I watched Heroine Shikakku (No Longer Heroine) last night. Alasan untuk nonton? Ya karena ada Yamazaki Kento-nya :") Ditambah lagi pas rilis September 2015 lalu kayaknya orang-orang menantikan banget film ini dan katanya bagus, jadilah berhubung lagi liburan gini gue nonton J-Movies lagi deh. Okay let's start the review (please beware of the SPOILER)



Profile 
Movie: No Longer Heroine / Heroine Disqualified
Romaji: Hiroin Shikkaku
Japanese: ヒロイン失格
Director: Tsutomu Hanabusa
Writer: Momoko Koda (manga), Erika Yoshida
Release Date: September 19, 2015
Runtime: 112 min.
Genre: Teen-Romance / Based on a Comic
Distributor: Warner Bros
Language: Japanese
Country: Japan

Film ini menceritakan tentang Matsuzaki Hatori (Kiritani Mirei) seorang siswi SMA yang memiliki teman masa kecil bernama Terasaka Rita (Yamazaki Kento). Hatori percaya bahwa dirinyalah satu-satunya wanita yang akan menikah dengan Rita karena dia telah terpilih sebagai "heroine" Rita sejak kecil. Sementara itu, Rita justru menjalin hubungan dengan Adachi Miho (Sawaguchi Miwako), siswi yang ditolong Rita ketika di-bully. Di sisi lain, ketika Hatori lagi "patah lagi" gara-gara Rita malah jadian sama Adachi, siswa cowok paling populer, Hiromitsu Kousuke (Sakaguchi Kentaro) tertarik dengan Hatori dan ingin Hatori melupakan segalanya tentang Rita. Seperti film-film pada umumnya, tim siapa yang menang? Sudah pasti tim childhood friends, kan.

Saturday, July 09, 2016

Pengalaman Tes PwC Indonesia - Risk Assurance Division

Dalam postingan kali ini gue akan share tentang pengalaman gue ikut tes di PwC Indonesia (khususnya untuk divisi Risk Assurance); seperti yang sudah pernah gue janjikan sebelumnya. As you all know, nyari kerja itu susahnya setengah mati. Ketika lo sudah berhasil dapat pekerjaan, stick with it dan bersyukurlah karena mungkin masih banyak lulusan S1 atau bahkan S2 di luar sana masih luntang-lantung nyari pekerjaan. Gue sendiri baru dapet offernya 4 bulan setelah gue lulus. Memang gak cepet untuk secured your very first job - for fresh graduates. Jadi harus super-duper sabar ya karena tahapannya kan banyak :") So, here it is the recruitment process of PwC Indonesia. Bagi yang lulusan Accounting, perusahaan alias Kantor Akuntan Publik (KAP) tiga huruf ini sudah tidak asing lagi. Bagi yang belum tahu apa itu PwC Indonesia, bisa klik di sini.


Okay, here we go:

1. Written Test
Written test ini bisa dilakukan via campus recruitment (untuk kampus-kampus tertentu) atau diundang ke kantornya. Sebelum dapat diundang untuk mengikuti written test kalian bisa drop CV dan surat lamaran kalian ke recruitment.graduate@id.pwc.com. Berhubung gue mantan VE (sebutan bagi yang magang di PwC Indonesia), gue tidak ikut proses ini karena kalau VE, rekrutmen untuk menjadi associate berdasarkan performance selama magang. Jadi performa lo selama menjadi VE akan di-rating dari 1-4 which is yang menjadi penentu apakah lo bisa otomatis langsung lanjut menjadi karyawan tetap atau harus ikut tes dari awal lagi seperti jalur rekrutmen biasa. Gue dapet hasil yang kedua : ikut tes dari awal. So, apa aja materi written test-nya?

Saturday, July 02, 2016

[Movie Review] The Legend of Tarzan

Pertama kali denger bakal ada film The Legend of Tarzan reaksi gue biasa aja. Pas lewatin poster coming soon yang ada di bioskop, gue baru nyadar yang maen ternyata Alexander Skarsgård. WOW. Repeat. ALEXANDER. SKARSGARD. Gue denger nama Alexander Skarsgård aja udah fix ini film jadi must-watch list teratas gue di bulan Juli. Gue tau Alex sejak dia main di Battleship (2012) di mana doi jadi kakaknya Taylor Kitsch. Kalau ternyata filmnya jelek seenggaknya gue bisa menikmati wajah ganteng dan body aduhainya Alex x)) Aduh ya Tuhan receh banget gue *maluuww* Eh tapi faktor pemain itu memang salah satu pertimbangan gue lho untuk memutuskan apakah bakal nonton di bioskop atau enggak. Setiap kali ada review film bagus pasti yang gue tanya yang main siapa? Bukan nanyain soal ceritanya HAHA.


The Legend of Tarzan

Film ini mengambil setting beberapa tahun setelah Tarzan kembali ke kota dan menjalankan kehidupannya sebagai John Clayton III, keturunan Lord Greystoke, bangsawan di Inggris. Bermula dari John yang sudah hidup tenang di Inggris, tiba-tiba ia mendapat undangan dari Raja Leopold di Belgia, untuk datang ke Kongo dalam rangka ekspedisi ke Boma. Awalnya John menolak undangan tersebut, namun George Washington Williams (Samuel L. Jackson) berhasil meyakinkan John untuk pergi karena George curiga bahwa di sana ada perbudakan dan ingin menyelidiki lebih lanjut. Karena alasan tersebut akhirnya John setuju untuk pergi ke Kongo dan mengajak George ikut serta. Jane Porter (Margot Robbie), yang sekarang sudah menjadi istri John meminta ikut pergi. Awalnya sih John ngelarang Jane karena takut dong Jane kenapa-napa. Tapi Jane-nya pake acara ngambek segala. Sebagai suami yang sayang istri ya udah deh daripada ngambek terus akhirnya diajak juga ke Kongo.