Friday, October 28, 2011

Lebay Lo Ah!

Hai kamu...

Please deh, bisa gak sehari aja gak annoying, gak lebay, gak heboh.

There's no such thing as PERFECTION tau!

Maunya serba sempurna. Ambisi yang berlebihan. Ntar kalo sekali jatuh, baru rasa.

Bersyukurlah kita semua yang pernah mengalami kegagalan. At least kita pernah ngerasain yang namanya ada di bawah. Daripada yang gak pernah gagal sekalipun, sekalinya kebanting pasti jauh lebih sakit.

Published with Blogger-droid v1.7.4

Tuesday, October 25, 2011

Jalani Saja Yang Ada

*Post ini terinspirasi dari post di blog salah seorang kakak kelas waktu SMP*

Pernahkah kalian berpikir kalau pendidikan adalah hal yang "biasa"? Ya, mungkin masalah sekolah memang hal yang "biasa" BILA kalian datang dari keluarga yang berkecukupan secara finansial (dan bahkan mungkin lebih). Sudah selayaknya kalau kita terus bersekolah hingga jenjang pendidikan tertinggi.

Melanjutkan ke jenjang pendidikan yang tertinggi memang butuh banyak biaya. Keterbatasan finansial mungkin jadi hambatan bagi mereka yang ingin sekali mencapai cita-cita yang telah mereka gantung setinggi langit. Hal inilah yang sekarang saya alami. Sedari kecil, saya terus bermimpi untuk bisa melanjutkan kuliah di luar negeri. Namun, saya sadar, saya tidak datang dari keluarga dengan kemampuan finansial yang memadai. Orang tua saya tak mampu apabila saya melanjutkan kuliah di luar negeri. Dan sekarang, mimpi itu hanyalah tinggal angan-angan belaka yang sekarang seolah makin pudar begitu saja. Mimpi saya hancur berkeping-keping.

Nah, sekarang, buat kalian yang mungkin bernasib sama dengan saya, cobalah hargai dan jalani apa yang telah Anda dapat! Anda mungkin sudah tak mampu lagi untuk mewujudkan cita-cita melanjutkan kuliah di luar negeri. Tapi toh masih banyak universitas di dalam negeri sendiri yang tak kalah bagus kualitasnya, dengan harga yang jauh lebih terjangkau dan sesuai dengan kantong orang tua kita. Jangan sampai kita tetap memaksa kuliah di luar negeri, sementara keluarga di sini harus benar-benar banting tulang mencari uang untuk memenuhi segala kebutuhan kuliah dan belum lagi biaya hidup Anda di negeri orang. Awalnya memang berat, karena kita harus melepaskan semua mimpi-mimpi kita.

Gunakan kesempatan belajar yang Anda dapat sebaik mungkin. Do the best. Capai hasil yang optimal, jangan jadi minimalis. JALANI SAJA YANG ADA. Tetaplah bersyukur masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan kuliah, yah meskipun tempat kuliahnya mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita. Siapa tahu apa yang anggap biasa saja bisa menjadi apa yang diimpikan orang lain atau bahkan menjadi titik tolak bagi Anda dalam meraih kesuksesan. Who knows?

Mungkin orang lain beruntung mampu kuliah di luar negeri sementara kita harus tetap bersabar dulu untuk kuliah di dalam negeri sendiri. Jangan salahkan orang tua yang kemampuan finansialnya memang tidak mencukupi untuk membiayai kuliah kita di luar negeri. Ada baiknya kita tak menambah beban orang tua. Ingat, jalan orang berbeda-beda. Percayalah, Tuhan telah mengatur semua yang terbaik untuk kita.

Saya sendiri juga masih dalam tahap penerimaan. Menerima kalau mimpi saya kuliah di luar negeri sudah tak mungkin tercapai. Saya sedang mencoba optimis bahwa universitas dan jurusan yang saya telah pilih di dalam negeri ini akan mendatangkan hasil yang optimal buat saya, berusaha membangun niat untuk tetap do the best selama kuliah nanti, dan mencoba untuk tetap bersyukur telah diterima di salah satu universitas swasta di Jakarta :')

P.S : Semoga dengan modal untuk kuliah yang minimal, bisa mendatangkan hasil yang optimal bagi diri saya di masa depan nanti :"))

P.P.S : Btw, I'm a future accountant :D

Ciao SuperSic



Sebagai penikmat MotoGP yang boleh juga dikatakan die hard fans... Gua cukup terkejut setelah menyaksikan sendiri peristiwa yang menimpa Marco Simoncelli. Dia meninggal di usia yang cukup muda, 24 tahun, di Sirkuit Sepang, Malaysia. Jadi waktu di lap ke-2 itu, si Simoncelli ini sedang berusaha menyalip Alvaro Bautista. Nah, karena waktu itu ada tikungan jadi si Simoncelli ini membelokkan motornya sampe-sampe sikunya itu menyentuh aspal dan akhirnya karena terlalu miring, olenglah motornya. Sialnya, dia jatuh keseret bersama motornya bergeser ke kanan dan memotong jalur yang akan dilewati Colin Edwards dan Valentino Rossi. Naas, Colin Edwards dan Valentino Rossi yang datang dari belakang dengan kecepatan tinggi tidak bisa menghindar. Dan akhirnya Edwards melindas kepala Simoncelli dan dia sendiri terpental dari motornya sementara Rossi juga ikut oleng motornya tapi masih berhasil melanjutkan race. Simoncelli langsung terkapar tak bergerak di tengah lintasan. Saat itu red flag langsung dikibarkan tanda race ditunda karena ada kecelakaan besar. Sampai akhirnya pukul 16.56 waktu setempat, Simoncelli dinyatakan telah meninggal oleh tim medis MotoGP :'(((( Beruntung Edwards hanya mengalami gegar otak ringan dan dislokasi pada tulang bahunya.

Gua tidak akan menge-post-kan foto tragedi kecelakaan secara pastinya, karena pasti semua pembaca sudah melihatnya sendiri kan foto-fotonya maupun video sudah bertebaran di media cetak maupun media elektronik...


Yang pasti sih... gua merasa kehilangan Simoncelli juga *entahlah apapun yang berhubungan dengan pembalap MotoGP, empati gua sangat-sangat tinggi sekali dalam hal ini* Gua sering juga sih ngata-ngatain dia pembalap gila, sinting, suka jatohin pembalap lain, penyebab patahnya tulang selangka Dani Pedrosa. Tapi... ternyata gua salah. Simoncelli menurut para pengamat MotoGP diprediksi bakal jadi juara dunia musim 2012 dan menjadi penerus dari Valentino Rossi yang tak lain tak bukan adalah senior sekaligus sahabatnya. Simoncelli merupakan salah satu pembalap terhebat di MotoGP, yah walaupun dengan gaya balapnya yang agak ugal-ugalan dan sering diprotes pembalap lain itu. Tapi, akhir-akhir ini gua merasa gaya balapnya udah rada calm dan dan gitu kasar. Ini membuktikan kalau dia juga mendengarkan kritik orang lain. He was such a great rider ever. Salah satu pembalap favorit gua waktu masih di 250 cc selain Pedrosa dan Stoner. Dan kata bokap gua, beginilah mental juara. Gaya balapnya harus kayak Simoncelli.

Gua bisa banget ngerasain apa yang dirasakan Rossi, kehilangan seorang sahabat. Bahkan gua merasa miris banget setiap kali ngeliat tayangan ulang kecelakaannya. Simoncelli masih muda banget, masih 24 tahun. Kenapa dia harus pergi secepat itu? Dengan cara yang begitu tragis?

However, goodbye Marco 'SuperSic' Simoncelli. I'm sorry for my bad words :( May you rest in peace. You will be always remembered ....

Ciao SuperSic!

I'm So Sick

Halo semuanyaaa akhirnya gua balik ke dunia per-blog-an :'))) *terharu*
Jadi Minggu kemarin gua baru saja kembali dari retret di Wisma Samadhi, Sukabumi selama 4 hari (20-23 Oktober 2011). Nah berhubung gua ikut retret di gelombang 4 alias yang terakhir maka tak ada hari libur. Senin langsung masuk dan gua kembali bertemu ulangan matriks (syukur alhamdulilah gua bisa ngerjain matriks dengan cukup teliti). Tapi efek dari retret itu adalah... pagi-pagi hari Senin kepala gua pusing + perut gua mual. Alhasil gua memutuskan ke UKS pas istirahat ke-2. Ternyata hari itu semua yang retret kemarin juga TUMBANG. Total ada 8 orang dari kelas IPA dan IPS yang udah teler. Akhirnya karena di UKS cuma ada 4 ranjang, kita pun tidur berdua-dua..... Yah.... gua cuman menyayangkan aja sih.... kenapa kesehatan begitu diabaikan? Bahkan UKS pun tak mendukung karena sebelumnya mereka yang sakit itu sempat kena kotoran seperti debu yang berwarna hitam yang katanya berasal dari mesin diesel. Gila kan, ini sih yang ada orang yang udah sakit makin tambah sakit.
Intinya sih ya... daripada menggembar-gemborkan slogan 3 kata itu, lebih baik urus dulu, benerin dulu tuh UKSnya... kalo UKSnya aja kayak gitu kan... kesannya kesehatan itu dinomorsekiankan.. Dan semakin ke sini gua merasa sekolah ini makin tak manusiawi saja.... Yah, contohnya inilah... abis retret tanpa libur barang sehari... akibatnya banyak yang bertumbangan. Hari ini pun di kelas gua 5 orang gak masuk. LIMA! Itu udah rekor banget buat satu kelas orang yang gak masuk sebanyak itu.

Overall... retret kemarin sebenarnya cukup membosankan yah, I don't know why. Mungkin karena materi yang diberikan terlalu teoretis. Tapi paling tidak pulang retret ini membawa sedikit pencerahan dan semangat baru buat gua. Gua jadi yakin akan pilihan gua untuk kuliah di Atma Jaya jurusan Akuntansi :') Selain itu banyak banget quote-quote dari Kitab Suci yang begitu meneguhkan gua :))) Yang paling gua inget adalah kutipan dari Yohanes 14 : 1, "Janganlah gelisah hatimu. Percayalah pada Allah. Percayalah juga kepada-Ku." Cocok deh buat kita-kita yang lagi galau-galaunyaaaa :)

Itu aja kali yah... yang bisa ditulis untuk post ini. Masih banyak post tentang hal lain yang akan gua tulis hari ini.. Termasuk kabar duka dari Marco Simoncelli yang meninggal di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu, 23 Oktober 2011 kemarin...

Tuesday, October 11, 2011

Magical Day

Today was such a MAGICAL DAY for me :) I had two good news.
First, I was officially accepted at Atma Jaya Catholic University, Faculty of Economy majoring in Accounting :') Thanks God for that :) Second, I got some precious presents from my precious bestfriends :D They gave me some cute yet amazing postcards with birthday wishes on it. I was moved by them :)

Some of the postcards (which are my favorite) :))


From Liza
OMG That picture of Bustomi in the bottom right made me burst into
laugh. This was so funny :)

From Syane

From Terebi :)
The most favorite of all (Y)

THANKS GIRLS FOR THE BEAUTIFUL PRESENTS :'))

Sunday, October 09, 2011

Stressed


AAAHH~~~ PENGEN GULING-GULINGAN DI KASUR RASANYA~
Kapan gua bisa lagi merasakan weekend yang NORMAL???

Friday, October 07, 2011

Tidak

Tipe orang kayak saya itu....

Butuh motivasi dan dorongan

Tapi sayangnya...

Adakah yang mau memotivasi saya?

Peduli sedikit aja sama saya?

Tidak.

Sayangnya tidak ada.

No... Forever ♥



Can you take a later bus?
I want to be with you for a while longer...
No, tomorrow too.
If it's okay, the day after tomorrow too.
No...forever. --- Freeter SP


Schweet ♥


Credits : http://nade-gata.livejournal.com/21229.html#cutid1

300th Posts

SO EXCITEDDD COS THIS IS MY 300TH POSTS :))))) SENANGNYA SUDAH BISA MENULIS SAMPAI SEGINI BANYAK SETELAH 4 TAHUN :D Rasanya pengen loncat-loncat gak keruan :) Terimakasih sudah menjadi tempat sampah gua selama 1 tahun terakhir ini. Cuman berharap blog ini bakal jadi semacam memoar buat hidup gua dan kalau bisa (AMIN) JADI BLOG YANG MENGINSPIRASI ORANG-ORANG :) Gua seneng, gua sedih, gua galau, semua bakal tertuang di blog ini :D Blog ini awalnya isinya cuman quotes-quotes dari orang, terus lama-kelamaan berubah jadi catatan aktivitas keseharian, trus ada juga artikel-artikel buah pemikiran gua... dan makin ke sini... isinya seputar kegalauan dan kecemasan gua akan masa depan. Sebenernya juga banyak banget ide-ide yang pengen gua tuangkan di sini tapi begitu ide itu muncul lupa gua catet dan alhasilnya waktu blog ini dibuka, tiba-tiba udah speechless dan lupa mau ngomongnya. Note to myself for now on: kalau dapet ide buat nulis, harus catet buru2 biar gak lupa! Udahan dulu ah, pendek aja hehehe :)

p.s : today I was lucky. nilai integral luas ngepas 76 dan gak remed yeayyyy :))


Sunday, October 02, 2011

Semoga Ini Yang Terbaik

"God, if someday i lose my hope.. Please tell me that Your plans are better than my dreams..."

Quote barusan yang gua temukan di timeline kayaknya ngena banget loh sama kondisi gua sekarang. Akhir-akhir ini gua memang sudah kehilangan harapan, mulai timbul keinginan untuk menyerah. Kenapa menyerah? Gua udah capek men. Hasil nilai selama ini rasanya udah peak-nya. Udah mentok. Gak bisa gua maksimalin lagi. Seberapa keras pun gua usaha, sampai badan gua rontok pun, hasilnya tetep segitu-gitu aja. Gua sadar. Udah cukup buat gua. Gua ga mau lagi nge-forsir badan dan pikiran gua habis-habisan. Gua sadar ama kemampuan gua yang emang standar aja.

Nah, ini masalahnya. Di post-post sebelumnya gua menggembar-gemborkan kalau gua pengen masuk jurusan Mikrobiologi ITB-lah, Teknik Kimia Unpar-lah. Tapi ternyata, akhirnya itu kurang direstui sama bokap. Bokap bilang kalau nanti kuliah ambilnya jangan yang berat-berat, nanti takutnya udah berat-berat susah dapet kerjaannya. Om dan tante gua juga bilang begitu. Mereka emang bener kok. Gua harus realistis kalau bidang-bidang kayak gitu emang bakal susah dapet pekerjaannya. Yah kalaupun dapet pekerjaan, mungkin gua bakal mendekam di laboratorium, bikin percobaan-percobaan dan inovasi baru. Pekerjaan kayak gitu emang hebat sih bisa nemuin sesuatu yang baru. Oh men, gua gamau jadi orang nerd yang kerjanya gitu-gitu aja, gak sosialisasi sama orang. Dan lagian kalau dipikir, gua bertekad masuk jurusan itu cuman karena gengsi semata. Biar dianggap keren.

Dan jadilah... gua disarankan untuk memilih Ekonomi Akuntansi alias accounting. Hmm, sebenernya ini nih yang katanya paling banyak lapangan pekerjaannya dan paling gampang dapet kerjaan (semoga deh ya). Jujur aja, ini gak pernah terlintas di pikiran gua kalau kuliah gua bakal ngambil jurusan ini, pilihan ini datengnya tiba-tiba banget. Nyatanya aja udah ada beberapa orang yang menyayangkan gua masuk IPA kalau endingnya bakal ngambil ekonomi juga. Tapi yaudalah, sekarang gua harus fokus sama apa yang udah gua pilih. Gak perlu denger kanan-kiri, yang ada ntar galau lagi. Besok gua bakal serahin formulir KJBT Unika Atmajaya. Semoga keterima di Fak. Ekonomi Jurusan Akuntansi. Semoga bisa jadi future accountant yang oke. Semoga ini memang yang terbaik. Biarin deh gua harus melupakan semua mimpi-mimpi gua, asal ini jalan yang paling baik buat gua. AMIN.